Judul:

SOSIALISASI
EMPAT PILAR KEHIDUPAN
BERBANGSA DAN BERNEGARA
– MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MILENIAL –

Penulis:

Dr. H. Jazilul Fawaid, S.Q., M.A.
Dr. Zahera Mega Utama, S.E., M.M.
Dr. Ir. Chandra Suwondo, M.M..

ISBN

978-602-269-436-6

Penerbit:

Halaman Moeka Publishing

Harga:

Rp.100.000,- (Belum termasuk ongkos kirim)

Sinopsis:

Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara – Membangun Karakter Generasi Milenial hadir sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai fundamental yang menjadi landasan kehidupan bangsa Indonesia, khususnya bagi generasi muda di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang dibahas dalam buku ini meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempatnya dipandang sebagai fondasi penting dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara agar tetap kokoh, harmonis, dan berorientasi pada kedamaian serta kesejahteraan masyarakat.

Buku ini menguraikan perjalanan dan makna Empat Pilar secara sistematis. Pembahasan dimulai dari pemahaman mengenai Empat Pilar dan pentingnya sosialisasinya, kemudian dilanjutkan dengan sejarah perumusan dan kedudukan Pancasila sebagai dasar serta ideologi negara, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Buku juga mengajak pembaca memahami UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan yang merefleksikan keberagaman Indonesia.

Salah satu perhatian utama buku ini adalah generasi milenial sebagai generasi yang memiliki posisi strategis dalam masa depan Indonesia. Perkembangan teknologi, globalisasi, arus informasi yang masif, serta perubahan sosial menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Generasi muda memiliki kreativitas dan konektivitas yang tinggi, tetapi pada saat yang sama juga menghadapi ancaman hoaks, propaganda, perang opini, serta berbagai pengaruh ideologi dan budaya yang dapat memengaruhi karakter dan persatuan bangsa.

Karena itu, buku ini tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis. Pembaca diajak melihat bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman perilaku dan karakter bangsa, termasuk dalam membangun toleransi, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, gotong royong, dan keadilan sosial. Pancasila ditempatkan sebagai nilai yang perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar dihafalkan.

Buku ini juga membahas berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara, antara lain konflik sosial, perubahan lingkungan strategis, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, hoaks, buzzer, propaganda, perang cyber, dan perang opini di era globalisasi. Pada bagian akhir, perhatian diarahkan pada peran generasi milenial sebagai penjaga Empat Pilar serta pentingnya aksi bela negara dalam menghadapi berbagai tantangan terhadap kehidupan bangsa.

Dengan bahasa yang relatif mudah dipahami dan pembahasan yang terstruktur, buku ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, pelajar, pendidik, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum, terutama generasi muda yang ingin memahami jati diri bangsa dan perannya dalam menjaga keutuhan Indonesia.

Pada akhirnya, buku ini mengajak generasi milenial untuk tidak hanya mengenal Empat Pilar, tetapi juga menghayati, mengamalkan, dan menjadikannya sebagai landasan dalam membangun karakter, menjaga persatuan dalam keberagaman, menghadapi tantangan era digital, serta berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang damai, kuat, dan sejahtera.